PURWOREJO, slbnpurworejo.sch.id – Setelah berjuang menyelesaikan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT), keceriaan dan semangat belajar siswa-siswi SLB Negeri Purworejo tidak surut begitu saja. Mengisi waktu jeda pasca-ujian, pihak perpustakaan sekolah menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan rekreatif yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin dan Selasa, 8–9 Juni 2026.Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid dari berbagai jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Dengan konsep yang seru, acara ini berhasil menyatukan edukasi literasi dan pelestarian budaya dalam satu ruang yang menyenangkan.
Hari Pertama: Mengasah Kreativitas Lewat Zine dan Big Book

Pada hari pertama, Senin (08/06/2026), agenda difokuskan pada pengembangan literasi kreatif di ruang perpustakaan. Para siswa diajak untuk membuat “Zine” atau majalah mini hasil karya mereka sendiri. Melalui aktivitas ini, siswa dibimbing untuk menuangkan ide, gambar, dan tulisan sederhana ke dalam lipatan kertas hingga membentuk sebuah media informasi yang unik.
Selain pembuatan Zine, kegiatan literasi juga diperkaya dengan sesi membaca menggunakan Big Book (buku cerita berukuran besar). Visual gambar yang mencolok dan teks yang besar dari Big Book ini sukses menarik perhatian dan meningkatkan fokus para siswa, membuat suasana membaca bersama menjadi sangat interaktif dan hidup.
Hari Kedua: Nostalgia dan Keseruan Festival Permainan Tradisional
Memasuki hari kedua, Selasa (09/06/2026), atmosfer halaman sekolah berubah menjadi arena penuh tawa dan sorak gembira. Kali ini, seluruh murid dari jenjang SD hingga SMA dikenalkan kembali dengan kekayaan budaya lewat berbagai permainan tradisional.
Halaman sekolah dipenuhi dengan keseruan saat para siswa mencoba beradu keseimbangan dan kekompakan melalui permainan:
● Egrang dan Bakyak (melatih keseimbangan dan kerja sama tim)
● Sudamandah / Engklek (mengasah ketangkasan fisik)
● Lompat Karet (melatih motorik dan kelincahan)
● Dakon / Congklak (mengasah strategi dan ketelitian di area teduh)
“Seluruh murid mengikuti kegiatan dengan sangat senang dan gembira. Kegiatan pasca-ASAT berbasis perpustakaan ini tidak hanya menyegarkan kembali pikiran anak-anak setelah ujian, tetapi juga menjadi langkah pedagogis yang efektif untuk menumbuhkan minat baca sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional yang sarat akan nilai-nilai karakter,” ungkap pihak pengelola perpustakaan sekolah.
Melalui kegiatan dua hari yang padat manfaat ini, SLB Negeri Purworejo membuktikan bahwa belajar dan merawat literasi bisa dilakukan dengan cara yang sangat menyenangkan, inklusif, dan menggembirakan bagi seluruh anak didik.
Sampai jumpa di keseruan literasi berikutnya! Tetap kreatif dan berbudaya!



