PURWOREJO – SLB Negeri Purworejo menggelar kegiatan Edukasi dan Simulasi Tanggap Bencana Kebakaran pada Selasa, 29 April 2025. Kegiatan yang vital ini diikuti tidak hanya oleh siswa dan guru, tetapi juga oleh para wali murid, dengan tujuan utama meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah dan rumah.

Acara yang dilaksanakan di lingkungan SLB Negeri Purworejo ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Ibu Niken Wahyuni, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Ibu Niken menekankan pentingnya pemahaman mitigasi bencana bagi seluruh warga sekolah, terutama untuk memastikan keselamatan para siswa berkebutuhan khusus.
Turut hadir memberikan sambutan adalah Bapak Slamet, S.IP., selaku kepala bidang, yang mengapresiasi inisiatif sekolah dalam membangun budaya sadar bencana secara inklusif dengan melibatkan orang tua siswa.
Memasuki sesi inti, para peserta mendapatkan sosialisasi komprehensif dari narasumber, Bapak Tri Puji Subagiyo. Beliau memaparkan materi penting mulai dari identifikasi pemicu api, pemahaman akan bahaya api, pengenalan alat-alat pemadam kebakaran, hingga prosedur standar dalam memadamkan api.
Setelah mendapatkan bekal teori, kegiatan dilanjutkan dengan sesi simulasi yang paling ditunggu. Para siswa, guru, dan wali murid diajak untuk praktik langsung memadamkan api.
Simulasi mencakup dua skenario: pertama, cara mengatasi kebakaran menggunakan perlengkapan sederhana yang mudah ditemukan di rumah, seperti karung goni basah. Kedua, peserta juga dilatih cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara benar dan aman.
Para peserta tampak antusias mengikuti arahan selama simulasi berlangsung. Diharapkan, melalui kegiatan edukasi dan simulasi ini, seluruh warga SLB Negeri Purworejo dan wali murid kini lebih sigap, tenang, dan terlatih dalam menghadapi potensi keadaan darurat kebakaran.



